HVSMEDIA.ID - Musim BRI Super League Indonesia 2025/2026 menghadirkan pelatih kepala dari berbagai kawasan.
Dari 18 klub peserta, mayoritas bekerja sama dengan pelatih kepala asal Eropa, sementara sisanya berasal dari Asia dan Amerika.
Satu-satunya pelatih lokal adalah Hendri Susilo yang dipercaya memimpin Malut United, sedangkan Persik Kediri menunjuk Ong Kim Swee pelatih kepala dari Malaysia.
Di luar itu, terdapat empat klub yang mengandalkan pelatih kepal asal Amerika Latin.
Mereka hadir dengan rekam jejak masing-masing serta pendekatan yang berbeda, menjadi bagian untuk persaingan Super League Indonesia 2025/2026.
Berikut daftar pelatih kepala asal Amerika Latin yang menukangi klub peserta musim 2025/2026:
1. Marcos Santos Asal Brasil – Arema FC
Marcos Santos, resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Arema FC menjelang musim Super League Indonesia 2025/2026, menggantikan Zé Gomes pada 26 Juni 2025.
Dengan usia sekitar 46 tahun, ia datang membawa rekam jejak panjang di Brasil, termasuk menangani sejumlah klub top seperti Coritiba, Bahia, Chapecoense, Juventude, América-MG, serta menjadi pelatih tim nasional U17 Brasil.
Sejak hadir di Malang, Santos telah membangun program latihan yang intensif untuk Arema FC.
Dibawah asuhannya, Arema FC sudah memainkan tiga pertandingan di Super League Indonesia 2025/2026 dan hasilnya adalah dua kemenangan dan satu hasil imbang.
2. Fabio Lefundes Asal Brasil – Borneo FC Samarinda
Fábio Lefundes merupakan pelatih sepak bola asal Brasil yang ditunjuk sebagai pelatih kepala Borneo FC Samarinda sejak 15 Juni 2025, menggantikan Joaquín Gómez.
Sebelumnya, ia sempat melatih Madura United (2021–2023) dan Persita Tangerang (2024–2025) di Liga 1 Indonesia.
Fábio membawa pengalaman luas dari sepak bola Asia: menjadi staf pelatih hingga caretaker di Jeonbuk Hyundai Motors (Korea Selatan), serta berkiprah di Qatar (Al-Mesaimeer), Arab Saudi (Al-Raed), dan China (Shandong Luneng Taishan FC).
Di Jeonbuk, ia menyumbang empat gelar K-League (2011, 2014, 2015, 2017) dan satu trofi AFC Champions League (2016).
Di bawah arahannya, Borneo FC meraih tiga kemenangan beruntun di awal musim Super League 2025/2026.
3. Mauricio Souza Asal Brasil – Persija Jakarta
Pada 27 Mei 2025, Persija Jakarta secara resmi mengumumkan penunjukan Mauricio sebagai pelatih kepala untuk musim 2025/2026.
Ia menggantikan Carlos Pena, yang keluar atas kesepakatan bersama, sementara Ricky Nelson sebelumnya menjabat sebagai caretaker dalam beberapa laga terakhir musim sebelumnya.
Mauricio Souza sempat menjadi asisten di Athletico Paranaense dan menjabat sebagai pelatih utama di Vasco da Gama pada 2022.
Di liga Indonesia, ia juga sempat menangani Madura United di Liga 1 (2023–2024), di mana ia membawa tim mencapai posisi 4 di fase reguler dan lolos ke babak Championship Series.
Pada musim ini bersama dengan Persija Jakarta, Macan Kemayoran itu telah meraih hasil positif dengan dua kemenangan dan satu imbang di Super League Indonesia.
4. Angel Alfredo Vera Asal Argentina – Madura United
Pada 21 Januari 2025, Madura United secara resmi menunjuk Alfredo Vera menggantikan Paulo Menezes yang mundur, setelah tim terpuruk di dasar klasemen periode Liga 1 2024–2025.
Dalam 14 laga di bawah arahan Vera, Madura United mencatat 7 kemenangan, 3 imbang, dan 4 kekalahan mampu keluar zona merah dan mengamankan posisi bertahan di Liga 1.
Sebelum bergabung dengan Madura United, Vera telah menukangi sebagai pelatih kepala sejumlah klub di Indonesia, termasuk Persela Lamongan, Gresik United, Borneo U-21, Persipura Jayapura, Sriwijaya FC, Bhayangkara, Persiba Balikpapan, Persita Tangerang, dan RANS Nusantara.
Sementara itu, Madura United di bawah asuhan Angel Alfredo Vera di Super League Indonesia 2025/2026 telah meraih empat poin dengan satu kemenangan, 1 hasil imbang, dan satu kekalahan. (fun)