Minggu, 31 Agustus 2025

Sudut Sepak Bola

Pelatih PSG Itu Pernah Hancur, Kini Ukir Sejarah Liga Champions

Selasa, 3 Juni 2025 18:56

BERSAMA PUTRI - Luis Enrique dan putrinya yang kini sudah meninggal dunia, Xana/ rtl

HVSMEDIA.ID - Luis Enrique, pelatih Paris Saint Germain (PSG) menjadi sosok paling dibanggakan warga Paris, Prancis usai bisa membawa klub yang berdiri sejak 12 Agustus 1970 itu meraih trofi Liga Champions pertama kalinya dalam sejarah klub. 

Membungkam Inter Milan dengan 5 gol tanpa balas di Allianz Arena, menjadi kado paling indah bagi PSG sejauh ini, setelah pada era Neymar, Zlatan dan Mbappe, prestasi itu tak bisa ditembus. 

Menjadi pria paling famous di Paris saat ini, Luis Enrique ternyata punya duka cukup mendalam dalam perjalanan hidupnya. 

Ia punya kisah yang menyayat hati. Enam tahun lalu, tepatnya pada Agustus 2019, Luis Enrique kehilangan putri kesayangannya, Xana, yang meninggal dunia akibat kanker tulang di usia sembilan tahun.

Kala itu, Enrique mundur dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Spanyol untuk mendampingi putrinya selama masa perawatan.

Kepergian Xana meninggalkan luka mendalam bagi Enrique dan sang istri, Elena Cullell.

Meski kehilangan buah hati tercintanya, Enrique mengaku tetap merasa "sangat beruntung".

Dalam sebuah dokumenter berjudul "You Have No F**ing Idea"*, ia berkata, “Apa saya termasuk orang yang beruntung atau tidak? Saya merasa sangat beruntung. Putri saya hidup bersama kami selama sembilan tahun yang luar biasa. Kami punya ribuan kenangan indah, video, dan momen luar biasa bersamanya.”

Halaman 
Tag berita:
Berita terkait