Minggu, 31 Agustus 2025

Sudut Sepak Bola

Pelatih PSG Itu Pernah Hancur, Kini Ukir Sejarah Liga Champions

Selasa, 3 Juni 2025 18:56

BERSAMA PUTRI - Luis Enrique dan putrinya yang kini sudah meninggal dunia, Xana/ rtl

Salah satu video yang ditampilkan memperlihatkan Xana sedang berlatih senam di halaman rumah, disaksikan dengan bangga oleh keluarganya.

Enrique juga menceritakan bahwa ibunya sempat tidak sanggup menaruh foto-foto Xana di rumah karena terlalu menyakitkan.

“Saya bilang ke ibu, 'Kenapa tidak ada foto Xana?' dan ibu saya bilang, 'Saya tidak kuat.' Lalu saya bilang, 'Bu, kita harus memasangnya. Xana masih hidup—bukan secara fisik, tapi secara spiritual. Karena setiap hari kami bicara tentangnya, tertawa, dan mengenangnya.’”

Enrique meyakini bahwa semangat putrinya masih hidup dan terus menyertainya dalam setiap langkah. Ia pun berusaha menjalani hidup dengan penuh semangat agar Xana bangga dari tempatnya sekarang.

Tiga bulan setelah kepergian putrinya, Enrique kembali melatih Timnas Spanyol dan memimpin mereka di Piala Dunia 2022. Meski akhirnya tersingkir di babak 16 besar oleh Maroko lewat adu penalti, ia tetap melanjutkan kariernya.

Pada Juli 2023, Enrique ditunjuk sebagai pelatih PSG. Ia harus menghadapi tantangan besar setelah kepergian bintang-bintang seperti Lionel Messi dan Neymar. Namun ia sukses menjuarai Ligue 1 dan Piala Prancis di musim pertamanya, meski kehilangan Kylian Mbappe yang pindah ke Real Madrid.

Kini, meski tanpa banyak bintang tenar, Luis Enrique mampu membawa klub ke prestasi tertinggi di Eropa. (vana)

Halaman 
Tag berita:
Berita terkait